Tingkatkan Potensi Bahan Pakan Dengan Formula Yang Tepat, Part 1

  • Rabu, 23 Agustus 2023 14:08
  • Podomoro Feedmill
Nutrisi merupakan salah satu kunci dalam mencapai performa ternak yang optimal. Kebutuhan nutrisi ternak terpenuhi sebagian besar dari pakan. Selain itu, pakan merupak...

Nutrisi merupakan salah satu kunci dalam mencapai performa ternak yang optimal. Kebutuhan nutrisi ternak terpenuhi sebagian besar dari pakan. Selain itu, pakan merupakan memegang porsi biaya terbesar dalam pemeliharaan yaitu mencapai 70-85%. Hal tersebut bisa menjadi salah satu strategi peternak dalam mengefisiensikan biaya pemeliharaan, yaitu dengan mulai fokus terhadap efisiensi biaya pakan.

 

 

 

Perlu diperhatikan bahwa self mixing ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Beberapa kelebihan self mixing antara lain biaya pakan relatif murah, kandungan nutrisi bisa disesuaikan kebutuhan, fleksible dalam memilih bahan baku, sehingga dapat mengoptimalkan potensi bahan baku lokal yang tersedia.

 

Sedangkan kekurangan self mixing antara lain kualitas dan kuantitas bahan baku yang fluktuatif, perlu investasi tambahan infrastruktur (mixer, gudang), uji pakan dan formulasinya serta tambahan tenaga kerja.

 

Memilih Bahan Pakan Unggas

 

Bahan pakan adalah bahan baku yang digunakan untuk menyusun suatu formulasi pakan. 

 

A. Berdasarkan kandungan nutrien

 

1. Sumber energi

 

Bahan pakan sumber energi adalah bahan pakan yang mengandung energi minimal 2.250 kkal/kg. Contoh : jagung, dedak, CPO, menir.

 

2. Sumber protein

 

Bahan pakan sumber protein adalah bahan pakan yang mengandung protein tinggi ≥20%. Contoh : bungkil kedelai, meat bone meal, tepung ikan.

 

3. Sumber mineral

 

Bahan pakan sumber mineral adalah bahan pakan yang hanya mengandung mineral tinggi. Contoh : tepung atau grit batu, dicalcium phosphate (DCP), monocalcium phosphate (MCP).

 

4. Premix

 

Premix merupakan bahan pakan yang ditambahkan dalam jumlah sedikit untuk meningkatkan kualitas pakan. Premix dapat berupa feed supplement, feed additive atau gabungan keduanya. Contoh feed supplement yaitu asam amino, mineral.

 

 

Beberapa jenis bahan pakan dapat masuk ke dalam lebih dari satu kategori seperti distiller’s dried grains with solubles (DDGS). Hal ini dikarenakan DDGS mengandung energi yang tinggi serta protein yang tinggi juga, maka DDGS bisa digunakan sebagai bahan pakan sumber energi dan protein sekaligus. 

 

B. Berdasarkan Sumbernya

 

1. Nabati

Bahan baku nabati adalah bahan baku pakan yang bahan dasarnya berasal dari tumbuhan terutama biji-bijian contoh jagung, gandum, bungkil kedelai, dedak, dll.

 

2. Hewani

Bahan baku hewani adalah bahan baku pakan yang bahan dasarnya berasal dari hewan seperti meat bone meal, tepung ikan, tepung tulang, dll.

 

Dalam formulasi pakan kombinasi bahan pakan berdasarkan sumbernya tersebut, sebaiknya keduanya ada untuk saling substitusi kandungan nutrisi terutama terkait profil asam aminonya.

 

C. Berdasarkan Asalnya

 

1) Main product (Produk Utama)

Bahan pakan yang bahan dasar pembuatannya merupakan komoditi utama (bukan limbah) misalnya jagung atau tepung batu.

 

2) By-Product (Hasil Samping Pengolahan)

Bahan pakan yang bahan dasar pembuatannya merupakan hasil samping dari pengolahan produk tertentu (limbah) misalnya bekatul, bungkil kedelai, meat bone meal.