Monday, 12 January 2026 09:01 Podomoro Feedmill
Ayam Sumatera merupakan salah satu
plasma nutfah unggulan Indonesia yang berasal dari Pulau Sumatera. Ayam ini
dikenal memiliki penampilan eksotis, karakter agresif, serta nilai historis
yang tinggi. Tak hanya populer di dalam negeri, Ayam Sumatera juga telah
dikenal hingga mancanegara. Berikut beberapa fakta unik Ayam Sumatera yang
menarik untuk diketahui.
1. Ayam Asli Indonesia yang Diakui Dunia
Ayam Sumatera termasuk ayam lokal
Indonesia yang sudah lama dikenal oleh komunitas unggas internasional. Bahkan,
Ayam Sumatera telah distandarkan dalam American Poultry Association (APA) dan
sering dipelihara sebagai ayam hias dan ayam kontes di luar negeri.
2. Warna Hitam Mengkilap yang Elegan
Ciri paling khas Ayam Sumatera adalah
bulunya yang hitam pekat dengan kilau kehijauan. Bukan hanya bulu, paruh, kaki,
hingga kuku juga berwarna hitam, memberikan kesan gagah dan eksklusif.
3. Memiliki Ekor Panjang Berlapis
Ayam Sumatera jantan terkenal dengan
ekor panjang, menjuntai, dan berlapis-lapis, menyerupai ayam hias kelas
premium. Bentuk ekor inilah yang membuat Ayam Sumatera sering menjadi juara
dalam kontes ayam hias.
4. Jengger Kecil Berbentuk Kacang
Berbeda dengan ayam pada umumnya, Ayam
Sumatera memiliki jengger kecil berbentuk kacang (pea comb). Ukuran jengger
yang kecil membuat ayam ini lebih tahan terhadap luka dan infeksi, terutama
saat dipelihara secara tradisional atau semi-umbaran.
5. Karakter Aktif dan Agresif
Ayam Sumatera dikenal memiliki sifat
aktif, lincah, dan cukup agresif, terutama pada pejantan. Sifat ini merupakan
warisan genetik ayam hutan merah, sehingga Ayam Sumatera membutuhkan manajemen
kandang yang baik.
6. Daya Tahan Tubuh yang Baik
Sebagai ayam lokal, Ayam Sumatera
memiliki daya adaptasi tinggi terhadap iklim tropis dan relatif tahan terhadap
penyakit dibanding ayam ras. Hal ini menjadikannya cocok dipelihara di berbagai
daerah di Indonesia.
7. Produktivitas Telur Rendah Namun
Bernilai
Ayam Sumatera bukan ayam petelur
unggulan. Produksi telurnya tergolong rendah, namun telur dan anakan Ayam
Sumatera memiliki nilai jual tinggi, terutama untuk kebutuhan kolektor dan
penghobi ayam hias.
8. Lebih Populer sebagai Ayam Hias dan
Kontes
Saat ini, Ayam Sumatera lebih banyak
dipelihara sebagai ayam hias, ayam koleksi, dan ayam kontes, bukan untuk
produksi daging atau telur. Keindahan fisik dan keunikan genetiknya menjadi
daya tarik utama.
9. Termasuk Plasma Nutfah yang Perlu
Dilestarikan
Ayam Sumatera merupakan salah satu
kekayaan genetik bangsa Indonesia yang perlu dijaga. Pelestarian melalui
budidaya dan penangkaran menjadi langkah penting agar ayam ini tidak punah dan
tetap dikenal generasi mendatang.