Penyakit Pada Ayam Kalkun

  • Selasa, 21 Desember 2021 10:12
  • Podomoro Feedmill
Inilah beberapa jenis penyakit pada ayam kalkun...

Ayam kalkun merupakan salah satu unggas yang relatif lebih tahan terhadap beberapa penyakit dibandingkan jenis unggas lainnya. Namun, jika daya tahan tubuh menurun dan kondisi kandang yang kurang nyaman pasti kalkun akan mudah terserang penyakit. Penyakit kalkun yang paling umum adalah cacar, tungau, dan kolera. Meskipun terdapat obat yang efektif untuk mengobati penyakit, sebaiknya penekanan yang lebih besar harus dilakukan pada pencegahannya. Inilah beberapa jenis penyakit pada ayam kalkun.  

 

Kalkun 

 

1. Penyakit Tungau (Kutuan)

 

Kutuan memang banyak menyerang unggas termasuk ayam kalkun. Gejala yang sering timbul seperti ayam gelisah, sering mematuk dan mengibaskan bulu-bulunya karena gatal, nafsu makan turun, kurus dan pucat. Cara mengatasinya yaitu memisahkan kalkun yang sehat dan sakit, kemudian pastikan kandang dalam kondisi yang bersih. Gunakan servin (insektisida untuk membasmi hama tanaman) atau obat dengan kandungan permethrin untuk mengobatinya.

 

2. Penyakit Cacar

 

Cacar unggas (fowl pox) adalah penyakit cacar pada unggas yang disebabkan oleh virus fowlpox yang berada dalam famili Poxviridae dan genus Avipoxvirus. Penyakit ini dapat menyerang unggas seperti ayam dan kalkun. Kalkun yang terserang penyakit ini terdapat bercak-bercak merah di badannya. Penyembuhan dan pencegahan bisa dilakukan dengan vaksin pada ayam yang sehat. Untuk ayam yang sakit dapat diberikan multivitamin dan antibiotik.

 

3. Lumpuh Pada Kalkun

 

Lumpuh pada kalkun dapat dikarenakan pemberian pakan yang berlebih dan berujung pada obesitas.  Faktor lain penyebab kalkun menjadi lumpuh adalah kekurangan vitamin D dan zat mineral seperti kalsium dan fosfor. Selain itu kelumpuhan pada anakan kalkun disebabkan karena mengonsumsi daun pepaya. Untuk pencegahannya, kalkun yang berumur di bawah 3 bulan sebaiknya tidak diberikan daun pepaya. Pemberian yang baik yaitu saat umur 6 bulan atau indukan.

 

4. Hidung Berlendir (Infectious Bronchitis)

 

Kalkun yang terserang penyakit IB akan mengalami gejala hidung keluar lendir, nafsu makan menurun, dan sayap menggantung. Untuk mencegah penyakit ini sebaiknya kondisi kandang dan sekitarnya dalam keadaan bersih, kering, dan tidak lembap. Untuk mengatasinya, pisahkan kalkun yang sakit, berikan multivitamin, dan antibiotik spektrum luas.

 

5. Penyakit Kolera

 

Penyebab penyakit kolera pada unggas yaitu bakteri Pasteurella multocida. Gejalanya ditandai dengan pembengkakan pada pial, stres, dan kesulitan bernapas. Apabila ayam kalkun terserang penyakit ini sebaiknya segera obati dengan antibiotik seperti Streptomycin atau Tetrasiklin.

 

6. Flu Burung (AI)

 

Avian influenza (AI) merupakan penyakit virus pada unggas, yang disebabkan oleh virus influenza type A subtipe H5 dan H7. Semua unggas dapat terserang virus influenza A, tetapi wabah AI sering menyerang ayam dan kalkun. Penyakit ini bersifat zoonosis dan angka kematian sangat tinggi karena dapat mencapai 100%.

 

Untuk itu, sebelum membeli ayam kalkun sebaiknya pastikan dahulu ayam kalkun sudah divaksin, apabila belum di vaksin sebaiknya dapat divaksin AI terlebih dahulu. Peternak harus semprot kandang serta peralatan kandang dengan desinfektan 2 kali sehari pada pagi dan sore hari.

 

Meskipun kalkun tahan terhadap beberapa penyakit, peternak tetap harus melakukan vaksinasi sesuai dengan serangan penyakit ditempat tersebut. Semoga bermanfaat. 

Baca juga : https://podomorofeedmill.com/info/tahapan-pembersihan-dan-masa-istirahat-kandang