Mengapa Ayam Bisa Mati Mendadak? Berikut Penyebabnya

  • Jumat, 24 Mei 2024 09:05
  • Podomoro Feedmill
Dalam dunia peternakan banyak sekali maslah ketika beternak ayam, kendala yang banyak ditemui seperti penyakit, ayam tidak mau makan kebersihan kandang bahkan ayam mati..

Dalam dunia peternakan banyak sekali maslah ketika beternak ayam, kendala yang banyak ditemui seperti penyakit, ayam tidak mau makan kebersihan kandang bahkan ayam mati mendadak. Kematian mendadak pada ayam bukanlah hal yang baru terjadi di dunia peternakan. Kondisi ini merupakan hal yang sering terjadi. Karena sangat merugikan, sebaiknya peternak memahami apa saja penyebab ayam mati mendadak dan cara pencegahannya. Mari kita bahas penyebabnya.

 

Apa Penyebab Ayam Mati Mendadak?

 

Bagi para peternak, mengetahui hewan ternak miliknya mati mendadak tentu akan panik. Hal ini bisa terjadi karena beberapa faktor. Adapun beberapa faktor penyebab ayam sehat tiba-tiba mati antara lain:

 

1.      Wabah Penyakit

 

Wabah penyakit kerap menyerang ayam secara masal dan menyebabkan kematian mendadak. Seperti misalnya penyakit flu burung yang sempat menjadi wabah beberapa waktu lalu. Selain itu, masih ada banyak penyakit lainnya yang dapat membuat ayam mati secara mendadak, antara lain:

 

1)      Penyakit yang disebabkan oleh penyebaran virus, contohnya anemia, cacar ayam, tetelo, gumboro, dan masih banyak lagi. Penyakit yang disebabkan oleh virus sebagian besar tidak bisa diobati, tapi masih dapat dicegah dengan pemberian vaksin.

 

2)      Beberapa penyakit yang diakibatkan oleh infeksi bakteri seperti omphalitis syndrome, infectious coryza, kolibasilosis, chronic respiratory disease, dan lain-lain. Penyakit yang terjadi akibat infeksi bakteri dapat diobati menggunakan antibiotik dengan dosis yang sesuai.

 

3)      Kematian mendadak pada ayam juga bisa disebabkan oleh parasit seperti lalat, kutu, dan cacing yang hidup di dalam tubuh ayam.

 

2.      Kondisi Kandang Yang Tidak Ideal

 

Ayam membuang kotoran di dalam kandang. Sementara penularan penyakit pada ayam biasanya terjadi melalui kotoran tersebut. Oleh sebab itu, kandang harus selalu dibersihkan agar kotoran tidak menumpuk dan menjadi media penularan penyakit. Sirkulasi dan ventilasi juga harus benar-benar diperhatikan supaya udara yang ada di dalam kandang berganti dengan udara baru. Selain kebersihan dan sirkulasi udara, peternak juga harus memperhatikan suhu di dalam kandang. Jangan sampai suhu kandang terlalu dingin atau terlalu panas.

 

3.      Kondisi Kesehatan Ayam Menurun

 

Kesehatan yang menurun dan tidak stabil menjadi penyebab selanjutnya mengapa ayam bisa mati secara mendadak. Ayam yang kondisi kesehatannya kurang prima bisa disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari pemberian pakan yang kurang sehat, kondisi kanang, serta serangan penyakit. Kondisi fisik ayam dapat mencerminkan kesehatannya, sehingga peternak bisa melihatnya melalui kondisi bulu, jengger, mata, hingga telur atau kotoran yang dikeluarkan oleh ayam.

 

Secara lebih detail mengenai hubungan kondisi fisik ayam dan kesehatannya bisa dilihat pada penjelasan di bawah ini:

 

1.      Ayam yang sakit atau sedang tidak sehat cenderung ingin menutup matanya dan lesu. Jenggernya dan bulu ayam yang sakit juga cenderung kusam. Berbeda dengan ayam sehat yang warnanya cerah serta mengkilap.

 

2.      Ayam sehat akan menghasilkan kotoran yang padat dan mudah kering. Sedangkan ayam yang sakit akan menghasilkan kotoran lembek serta cenderung basah. Terkadang juga ditemukan cacing pada kotoran ayam yang sakit.

 

3.      Telur yang dihasilkan oleh ayam yang kurang sehat juga cenderung tidak berkualitas. Bahkan dalam beberapa kasus, ayam yang sakit sama sekali tidak mampu memproduksi telur seperti ayam sehat lainnya.

 

4.      Keracunan Pakan

 

Pakan merupakan salah satu kebutuhan pokok ayam yang harus diperhatikan. Sebagian besar kondisi ayam dipengaruhi oleh pakannya. Jika diberikan pakan dengan kandungan gizi sesuai kebutuhan, ayam akan tumbuh dan berkembang dengan baik. Sebaliknya, saat ayam diberi pakan yang tidak sesuai kebutuhan, perkembangannya akan terganggu.

 

Ayam juga dapat mengalami keracunan jika diberikan pakan yang kurang tepat. Keracunan umumnya terjadi karena pemberian pakan yang sudah rusak atau tidak layak makan. Misalnya pakan yang warnanya, aroma, dan teksturnya telah berubah. Selain itu, kontaminasi jamur di pakan ayam juga dapat menyebabkan keracunan.

 

Pencegahan Ayam Mati Mendadak

 

Setelah mengetahui berbagai penyebabnya, tentu ada cara untuk mencegahnya juga. Salah satu cara mencegahnya adalah dengan menggunakan bibit ayam yang berkualitas sejal awal. Selain itu, untuk mencegah ayam-ayam agar tidak mati secara mendadak berikut yang harus dilakukan oleh peternak :

 

1)      Perhatikan Pemberian Pakan

 

Jenis ayam yang diternakkan memiliki kebutuhan pakan yang berbeda. Untuk itu, pastikan bahwa pakan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan nutrisi jenis ayam yang diternakkan.  Kekurangan gizi dapat menyebabkan menurunnya daya tahan tubuh, bahkan bisa menyebabkan kematian. Pemberian pakan yang tepat juga perlu mempertimbangkan kebutuhan gizi sesuai umur ayam.

 

2)      Memberikan Suplemen dan Vaksin

 

Untuk menjaga kesehatan ayam, sebaiknya peternak memberikan suplemen secara berkala. Meski demikian, pemberiannya juga tidak boleh asal. Pastikan bahwa suplemen yang diberikan memang benar-benar dibutuhkan oleh ayam. Agar menghindari ayam terjangkit berbagai penyakit akibat virus, sebaiknya dilakukan vaksinasi sejak awal karena dapat mencegah terjangkitnya penyakit.

 

3)      Memantau Kesehatan Ayam secara Berkala

 

Selanjutnya, kesehatan ayam juga harus dipantau secara berkala. Hal ini dilakukan untuk mengetahui gejala-gejala penyakit yang mungkin timbul pada ayam. Jika ada ayam yang terindikasi memiliki penyakit, maka dapat langsung diisolasi dari kawanan lainnya. Dengan cara itu, penyakit tidak menyebar ke ayam yang masih sehat. Kasus ayam mati mendadak pun dapat dihindari.

 

Cara Kendalikan Ayam Mati Mendadak

 

Ketika peternak mendapati kondisi kematian ayam-ayam secara mendadak, maka hal yang perlu dilakukan adalah mengendalikannya untuk mengurangi angka kematian. Adapun beberapa cara mengendalikan ayam mati mendadak adalah:

 

1.      Memanggil dokter hewan untuk melakukan analisis penyebab kematian ayam secara mendadak.

2.      Membersihkan kandang secara rutin setiap hari dengan menggunakan desinfektan. Peternak bisa menggunakan produk TRIPLE KILL.

3.      Memperhatikan asupan pakan untuk ayam dan memberikan pakan yang bernutrisi. Pakan ternak yang bernutrisi bisa dibeli di Podomoro Poultry Equipment.

 

Nah demikian deretan informasi mengenai mengapa ayam bisa mati mendadak, diharapkan peternak bisa lebih waspada lagi. Semoga bermanfaat.