Tips Anti Stres Pullet Masuk Kandang Produksi

  • Jumat, 03 Juli 2020 15:07
  • Podomoro Feedmill
<p><span style="font-size: 12pt;">Pullet adalah ayam petelur yang dipelihara di umur 0-16 minggu. Namun, biasannya sudah bisa dikatakan pullet jika siap bertelur, ketika&nbsp;</span></p>

Pullet adalah ayam petelur yang dipelihara di umur 0-16 minggu. Namun, biasannya sudah bisa dikatakan pullet jika siap bertelur, ketika memasuki umur 13-16 minggu. Pada umumnya budidaya ayam petelur dalam pemeliharaannya terbagi menjadi beberapa tahapan, sama halnya saat berumur dara (pullet) harus dipindahkan dari kandang peremajaan ke kandang produksi. Lalu, bagaimana penanganan pullet pindah ke kandang produksi untuk meminimalisir stres?

 

Tipe/Model Kandang

Model kandang ayam petelur masa produksi pada umumnya adalah sistem kandang baterai (kandang produksi), sedangkan model kandang peremajaan menggunakan tipe/model postal (litter), tipe panggung (slat) dan tipe sangkar (cage). Selain itu, tempat minum dan makan bisa manual atau otomatis. Tujuan dari sistem pemeliharaan ke kandang produksi (baterai) adalah untuk mempermudah dalam kontrol kondisi ayam, telur yang dihasilkan bersih (tidak bercampur dengan kotoran), dan mempermudah proses pengambilan telur. Dengan demikian pullet harus dipindahkan dari kandang peremajaan ke kandang baterai sebelum mulai produksi.

 

Kapan Pullet Pindah ke Kandang Produksi?

Pindah kandang sebaiknya dilakukan maksimal 2 minggu sebelum ayam masuk ke masa produksi (bertelur), agar ayam memiliki rentang waktu untuk beradaptasi dengan kondisi baru. Namun, setiap peternak punya strategi waktu masing-masing dalam pemindahan pullet ke kandang produksi. Pindah ke kandang produksi biasannya ada di masa transisi dari starter ke grower (umur sekitar 42 hari) dan di masa akhir grower umur (12 14 minggu). Semua strategi waktu pemindahan punya kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Menurut para ahli, waktu yang tepat pemindahan pullet ke kandang produksi (baterai) ketika panjang kakinya (shank) sudah mencapai 100 mm (10cm). Apabila panjang kaki belum mencapai 100 mm, maka tidak boleh dipaksakan naik ke kandang produksi, karena ada resiko jangka panjang yang nantinya banyak layer akan menjadi lumpuh (lelah kandang).

 

Bagaimana Persiapan Pullet Pindah ke Kandang Produksi?

Sebaiknya pullet dipindahkan diumur 14-15 minggu lebih, karena selain sudah dewasa tubuh, program vaksinasi juga sudah lengkap. Pindah pullet dilakukan pada sore sampai malam hari, bertujuan untuk menghindari stres akibat udara panas. Menurut para ahli, wajib hukumnya sebelum pemindahan pullet yaitu pada H-4, pullet harus diterapi anti-endo parasit (cacing) dan anti-ekto parasit (kutu,gurem), selain itu melakukan pengobatan dengan obat anti-parasit per oral. Kemudian selama tiga hari sebelum masuk kandang produksi melakukan pengobatan antibiotika spektrum pencernaan dan pernafasan, bertujuan agar pullet tidak membawa penyakit saat dikandang produksi.

 

Bagaimana Pemindahan Pullet ke Kandang Produksi?

Pastikan kandang produksi sudah steril, terdesinfeksi dan sudah melakukan kosong kandang kurang lebih 14 hari. Pemindahan pullet menggunakan keranjang plastik (box) dari kandang peremajaan ke kandang produksi sebaiknya tidak melebihi kapasitas box, misal box berkapasitas 20 kg maka harus di isi dengan 15 ekor pullet yang bobot rata-rata 1,3 kg/ekor. Sesampainya di lokasi kandang produksi, keranjang pullet diturunkan ditempat yang teduh. Pastikan kondisi kandang produksi sudah siap akan pakan dan minumnya dengan penambahan multivitamin agar daya tahan tubuh tetap baik.

 

Jika pullet berasal dari kandang yang tempat air minumnya pakai galon manual atau otomatis, namun pindah ke kandang produksi dengan tempat air minum model nipple, maka peternak wajib mengajari ayam untuk mengetahui tempat minumnya. Disisi lain manajemen pemeliharan, kandang, pakan dan lampu juga tetap perlu diperhatikan. Semoga Bermanfaat.