Mengenal Jenis Jenis Burung Puyuh

  • Rabu, 26 Februari 2020 03:02
  • Podomoro Feedmill
<p>Burung puyuh adalah sekumpulan unggas daratan yang kecil namun gemuk, mereka pemakan biji &ndash; bijian namun juga pemakan serangga dan mangsa berukuran kecil lainnya. Mereka bersarang di permukaan tanah, dan berkemampuan untuk</p>

Burung puyuh adalah sekumpulan unggas daratan yang kecil namun gemuk, mereka pemakan biji – bijian namun juga pemakan serangga dan mangsa berukuran kecil lainnya. Mereka bersarang di permukaan tanah, dan berkemampuan untuk lari dan terbang dengan kecepatan tinggi namun dengan jarak tempuh yang pendek. Secara umum terdapat beberapa jenis spesies puyuh, ada jenis puyuh ternak/budidaya dan jenis puyuh hias. Yuk kita mengenal jenis jenis burung puyuh!!!

Macam - macam Burung Puyuh

1. Coturnix coturnix Japonica(Puyuh Ternak)

Puyuh (Coturnix coturnix japonica) merupakan hasil domestikasi dari puyuh liar (Coturnix coturnix) yang dilakukan di Jepang (Cooper, 1976).  Burung puyuh yang dipelihara di Indonesia pada mulanya diimpor dari Taiwan, Hongkong dan Jepang (Nugroho dan Mayun, 1986).  Semenjak akhir tahun 1979, puyuh jenis Coturnix coturnix japonica mulai populer di Indonesia sebagai ternak yang dipelihara untuk usaha sambilan maupun komersil. Jenis burung puyuh ini mampu menghasilkan telur sebanyak 250—300 butir per ekor untuk setiap tahunnya. Kelebihan lainnya adalah memiliki suara yang keras bahkan pernah dipelihara sebagai song birds. Ciri-ciri dari coturnix dapat dilihat dari bulu yang berwarna cokelat muda pada bagian atas kerongkongan dan dada yang merata.

 

2. Coturnix Chinensis (Puyuh Pepekoh)

Burung puyuh ini juga dikenali sebagai puyuh batu. Tubuh puyuh ini sangat mungil, panjang badannya berukuran sekitar 15 cm. Ciri-ciri puyuh jantan terlihat dari adanya warna hitam dengan garis lebar berwarna putih dilehernya. Perut puyuh jantan berwarna cokelat, sedangkan bagian sisi dada kiri dan kanannya menyambung bulu berwarna abu-abu kebiruan. Oleh sebab itu, puyuh ini dinamakan blue brested quail. Pungguh puyuh jantan berwarna cokelat bercampur abu-abu dengan garis putih kehitaman. Selain itu, terdapat warna biru disamping kepala, dada, pinggul dan bagian bawah ekor. Kaki puyuh berwarna kuning dengan mata cokelat dan paruh hitam.

Warna puyuh betina lebih muda, yaitu cokelat muda pada muka, dada dan perut dengan garis kehitaman. Sementara leher bawahnya berwarna keputih-putihan.

  

3. Arborophila Javanica (Puyuh Gonggong Jawa/Puyuh Hutan)

Burung puyuh hutan atau kalau di Indonesia lebih dikenal dengan burung puyuh gonggong, sedangkan untuk di Malaysia dikenal dengan sebutan burung puyuh tanah. Meskipun sama-sama memiliki nama puyuh, namun untuk jenis burung yang satu ini, sangat jauh berbeda dengan burung puyuh yang biasa dibudidaya/diternak untuk dimanfaatkan telur dan dagingnya. Perbedaannya terletak pada suara dan warna bulunya yang lebih cantik serta karakternya yang unik, yaitu untuk burung puyuh hutan betina biasanya lebih agresif, sehingga banyak dijadikan sebagai burung aduan.

 

4. Rollulus Roulroul (Puyuh Mahkota/Puyuh Sengayan)

Populasi burung puyuh ini tersebar di Asia Tenggara, dan biasannya ditemukan didasar hutan. Burung puyuh ini panjang tubuhnya berukuran sekitar 25 cm, kaki dan kulit sekitar mata berwarna merah. Burung jantan dan betina mudah dibedakan. Jantan dewasa memiliki bulu berwarna biru keunguan mengilap, paruh bawah berwarna merah dan dahi berwarna putih dengan jambul tegak seperti bulu sikat berwarna merah. Betina memiliki kepala dan jambul pendek berwarna abu-abu, sayap kecoklatan dan bulu berwarna hijau. Burung betina berukuran lebih kecil dari burung jantan.

 

5. Callipepla Squamata (Burung Puyuh Bersisik)

Puyuh ini merupakan jenis burung puyuh yang memiliki ukuran yang paling besar jika dibandingkan dengan jenis lainnya. Tubuhnya bisa memiliki panjang 25—30 cm. Puyuh jenis ini hidup di Amerika Utara. Ciri ciri burung puyuh ini pada tubuhnya bersisik dari bulu dada dan punggungnya.

 

6. White Quail (Puyuh Albino)

Puyuh Albino merupakan puyuh yang diduga berasal dari keturunan gen resesif puyuh Japonica.

Ciri Karakteristik Puyuh Albino adalah :

1. bulu berwarna putih mulus
2. mata berwarna merah menyala
3. kaki dan paruh berwarna kuning gading
4. puyuh jantan memiliki benjolan pada kloaka
5. dada pada jantan berwarna putih polos dan pada betina berwarna abu-abu yang samar
6. Puyuh Albino merupakan salah satu bangsa puyuh yang digunakan sebagai bibit puyuh.(ternak)

 

7. Bobwhite Utara (Puyuh Virginia)

Burung Puyuh ini tinggal di darat yang berasal dari Kanada, Amerika Serikat, Meksiko, dan Karibia. Ukuran tubuhnya sedang dan merupakan satu-satunya asli Amerika Utara. Panjang bobwhite sekitar 24-28 cm dengan lebar sayap 33 hingga 38 cm. Bobwhite jantan memiliki leher putih dan garis alis yang dibatasi oleh warna hitam. Warna bulu keseluruhan memiliki bintik bintik abu dan putih di sayap, ekornya berwarna abu abu. Sedangkan yang betina hampir mirip si jantan, tetapi keseluruhan kusam dan leher dan alis tanpa perbatasan warna hitam.  

 

Yuk cek artikel seputar unggas lainya di link..

https://podomorofeedmill.com/submenu/Artikel_&_Konsultasi