Rabu, 15 April 2026 10:04 Podomoro Feedmill
Dalam dunia peternakan, biaya pakan seringkali menyedot hingga 70% dari total biaya produksi. Tak heran, banyak peternak kreatif mulai melirik bahan alternatif yang murah namun tetap bergizi. Salah satu primadonanya adalah ampas tahu.
Limbah dari proses pembuatan tahu ini ternyata menyimpan potensi besar untuk mendongkrak pertumbuhan ayam, baik ayam kampung, broiler, maupun petelur. Mengapa ampas tahu begitu istimewa? Mari kita bedah manfaatnya.
1. Sumber Protein Nabati yang Tinggi
Meskipun berstatus limbah, ampas tahu masih mengandung kadar protein yang cukup tinggi, berkisar antara 20% hingga 25%. Protein adalah komponen kunci untuk pembentukan jaringan otot pada ayam pedaging dan pendukung produktivitas telur pada ayam petelur.
2. Menekan Biaya Pakan Secara Signifikan
Ampas tahu biasanya dijual dengan harga yang sangat terjangkau, bahkan di beberapa tempat bisa didapatkan secara cuma-cuma dari pabrik tahu rumahan. Dengan mencampurkan ampas tahu ke dalam ransum, peternak bisa mengurangi penggunaan konsentrat atau jagung yang harganya kian fluktuatif.
3. Mempercepat Pertumbuhan dan Bobot Ayam
Kandungan energi metabolis dan lemak dalam ampas tahu membantu ayam mencapai bobot ideal lebih cepat. Jika diolah dengan benar, tekstur ampas tahu yang lembut juga sangat disukai oleh ayam, sehingga nafsu makan mereka cenderung meningkat.
4. Mudah Dicerna (Apalagi Setelah Difermentasi)
Ampas tahu memiliki serat kasar yang cukup tinggi. Agar lebih optimal, banyak peternak melakukan proses fermentasi menggunakan EM4 atau sejenisnya. Proses ini tidak hanya meningkatkan masa simpan ampas tahu agar tidak mudah basi, tetapi juga memecah serat kasar sehingga nutrisinya lebih mudah diserap oleh usus ayam.
Satu hal yang perlu diperhatikan adalah kadar air ampas tahu yang sangat tinggi (mencapai 90%). Jika dibiarkan di ruang terbuka, ampas tahu segar akan cepat berjamur dan asam dalam waktu kurang dari 24 jam.