Jumat, 30 Januari 2026 08:01 Podomoro Feedmill
Ayam Hutan Kalij, atau Kalij Pheasant
(Lophura leucomelanos), adalah burung yang tinggal di hutan dan semak‐semak
Asia Selatan dan Tenggara. Walau disebut “ayam”, mereka bukan ayam peliharaan
biasa penampilannya yang memukau dan perilakunya yang unik membuatnya layak
dibahas!
Fakta Unik Ayam Hutan Kalij
1. Penampilan yang mencolok
Pejantan Kalij punya bulu hitam
kebiruan yang mengilap, kadang dengan garis putih tergantung subspeciesnya,
serta kulit wajah merah cerah yang mencolok. Betinanya warnanya lebih kalem —
coklat membumi yang efektif sebagai kamuflase di lantai hutan.
2. Bentuk tubuh dan dimorfisme seksual
Ukuran tubuh Kalij cukup besar
dibanding pheasant lain: pejantan bisa panjang hingga sekitar 70 cm, dengan
ekor yang panjang dan elegan. Betina lebih kecil dan warnanya lebih
tersembunyi, ciri khas dimorfisme seksual di banyak spesies burung.
3. Hidup di hutan pegunungan dan semak
belukar
Kalij umum ditemukan di daerah
berhutan dari kaki pegunungan Himalaya hingga negara seperti Pakistan, Nepal,
India, Bhutan, dan bahkan Thailand bagian barat. Mereka lebih suka area hutan
dengan vegetasi lebat.
4. Ground‐dwelling tapi gesit
Burung ini terutama menghabiskan
waktu di tanah hutan, mencari makanan dengan mencakar daun dan tanah. Mereka
bisa terbang cepat untuk menghindari predator, tapi lebih sering berjalan atau
berlari.
5. Diet omnivora yang adaptif
Kalij memakan biji‐bijian, buah,
serangga, dan invertebrata kecil. Pola makan yang fleksibel ini membantu mereka
bertahan di berbagai habitat dengan ketersediaan makanan yang berbeda.
6. Suara yang unik
Kalij punya beragam panggilan — dari
suara khas yang kadang terdengar seperti “whistle” hingga koor yang lebih
tinggi. Panggilan ini dipakai untuk berkomunikasi dalam kelompok dan
memperingatkan ancaman sekitar.
7. Ritual kawin yang dramatis
Saat musim kawin, pejantan melakukan
tarian dan pamer bulu yang memukau untuk menarik perhatian betina. Mereka
mengibaskan sayap dan ekor, sambil bersuara keras untuk menunjukkan dominasi
dan daya tariknya.
8. Reproduksi dan perkembangan anak
Betina akan bertelur di sarang di
lantai hutan — biasanya 6–9 butir — dan mengeram sendirian selama sekitar 24
hari. Anak ayam yang menetas cepat belajar berjalan dan mencari makanan bersama
induknya.
9. Status konservasi
Secara umum Kalij termasuk kategori
Least Concern menurut IUCN, artinya populasinya saat ini dianggap stabil di
sebagian besar wilayahnya. Namun beberapa subspecies timur menghadapi tekanan
karena hilangnya habitat dan perburuan.