Selasa, 01 Juli 2025 09:07 Podomoro Feedmill
Kualitas ayam kampung
sangat dipengaruhi oleh cara beternak yang diterapkan. Pemeliharaan yang baik meliputi
pakan berkualitas, sanitasi kandang, pengendalian penyakit, hingga manajemen
lingkungan sehingga menghasilkan ayam yang sehat dan bernilai tinggi. Untuk
mengenali ayam kampung yang sehat, ada beberapa ciri fisik dan perilaku yang
bisa diamati secara langsung.
1. Jengger dan Pial
Ayam kampung yang sehat
memiliki jengger yang berwarna merah cerah, tegak, dan tidak layu atau pucat.
Begitu juga dengan pialnya harus tampak cerah, bersih, dan bebas dari bercak
kehijauan atau kebiruan, yang bisa menjadi tanda infeksi atau gangguan
kesehatan.
2. Kepala dan Leher
Kepala ayam sehat akan
tampak tegak dan tidak bersembunyi di balik sayap. Lehernya juga tegak dan
bebas dari gejala seperti kaku atau kejang. Posisi kepala dan leher yang ideal
menandakan ayam dalam kondisi prima.
3. Mata
Mata ayam kampung yang
sehat akan tampak bulat, jernih, dan bersinar. Tidak ada benjolan, koreng, atau
warna abnormal seperti merah atau putih di sekitar area mata. Saat dipegang
dengan lembut, matanya tetap terbuka dan responsif terhadap gerakan.
4. Bulu
Bulu ayam sehat biasanya
rapi, bersih, lebat, dan tidak mudah rontok. Namun, perlu diingat bahwa kondisi
bulu juga bisa dipengaruhi oleh pakan, jadi bulu kurang bagus belum tentu
menandakan ayam sakit jika faktor nutrisinya tidak terpenuhi.
5. Perilaku
Selain ciri fisik,
perilaku ayam juga bisa menjadi indikator kesehatan. Ayam kampung yang sehat
cenderung aktif, lincah, banyak bersuara, dan suka berinteraksi dengan ayam
lainnya. Mereka juga antusias saat makan, tidak pilih-pilih pakan, dan tampak
berebut saat waktu makan tiba. Sebaliknya, ayam yang terlihat menyendiri, malas
bergerak, atau hanya mencakar-cakar makanan tanpa mau makan biasanya menandakan
adanya gangguan kesehatan.