Penyakit Pada Saluran Pencernaan Ayam


2021-03-26


Sistem pencernaan pada unggas berperan penting terhadap penyerapan nutrisi untuk kebutuhan pertumbuhan ternak tersebut, sehingga penting bagi peternak untuk mengetahui jenis-jenis penyakit yang sering menyerang sistem pencernaan unggas. Serangan penyakit yang sangat tinggi akan memengaruhi panjang vili-vili usus, sehingga penyerapan nutrisi akan terganggu. Berikut beberapa penyakit yang berdampak pada gangguan sistem pencernaan :

 

1. Colibacillosis

 

Penyebab Colibacillosis adalah bakteri Escherichia coli. Bakteri ini merupakan bakteri yang normal hidup pada saluran pencernaan ayam, dari seluruh E. coli yang ditemukan sekitar 10-15% berpotensi menjadi patogen. Jika serangannya dilihat dari umur ayam pedaging, maka colibacillosis sering menyerang di umur 3-4 minggu. Sedangkan pada ayam petelur (layer) di umur 4-8 bulan. Bakteri E. coli tinggi konsentrasinya di dalam usus halus, bakteri tersebut menyebar dan mengkontaminasi debu, litter, dan air minum. Salah satu gejala klinis infeksi E. coli pada ayam yang dapat diamati adalah adanya diare berwarna kuning.

 

2. Necrotic Enteritis(NE)

 

Necrotic Enteritis merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh bakteri jenis Clostridium perfringens, di mana tergolong bakteri gram positif. Bakteri ini bersifat anaerob (respirasi tidak menggunakan oksigen), umumnya dapat ditemukan di tanah, litter, debu dan dalam usus ayam sehat (rendah). Beberapa faktor pemicu kejadian NE adalah lingkungan yang tidak higienis seperti litter lembap atau basah, stres, perubahan cuaca, serta adanya infeksi sekunder (koksidiosis, inclusion body hepatitis, gumboro). Pada kejadian yang bersifat akut, sering kali adanya kematian pada ayam yang terinfeksi tanpa adanya gejala klinis. Namun, pada bentuk yang subklinis lebih banyak menimbulkan kerugian secara ekonomis berupa gangguan pertumbuhan dan masalah efesiensi pakan.

 

3. Koksidiosis

 

Koksidiosis adalah penyakit pada unggas yang disebabkan oleh parasit yaitu Eimeria sp. Koksidiosis juga biasa disebut diare berdarah karena ayam yang terserang akan mengalami diare yang disertai dengan radang usus dan feses yang berwarna merah. Terdapat 7 spesies Eimeria sp. yang menyebabkan sakit pada ayam, yaitu E. tenella, E. maxima, E. necratix, E. acervulina, E. brunetti, E. mitis, dan E. praecox. Kasus kematian karena koksidiosis lebih sering terjadi pada ayam yang terinfeksi E. tenella, karena pendarahan pada usus buntu menyebabkan anemia dan diikuti kematian.

 

Selain Colibacillosis, Necrotic Enteritis dan Koksidiosis masih banyak penyakit yang bisa menyerang saluran pencernaan ayam. Namun peternak tidak perlu kawatir, dengan pemcegahan seperti biosecurity dan manajemen pemeliharaan yang baik, dapat meminimalisir agen infeksi masuk ke dalam tubuh ayam. Semoga bermanfaat.

Ide Kreatif, Pemanfaatan Cangkang Telur

 

 



Share Whatsapp

Isikan Komentar Anda


Info Lain

Ayam Onagadori, Si Ayam Ekor Panjang

Ayam Onagadori, merupakan salah satu jenis ayam yang tergolong unik. Keunikan pada ayam ini terletak pada ...

Kebutuhan Brooding Anak Ayam (DOC)

Membahas kebutuhan anak ayam (DOC) maka identik dengan masa brooding. Masa brooding biasannya terjadi selama 0-14 hari (atau hingga pemanas...

Prolapsus Pada Ayam

Prolapsus merupakan kejadian dimana saluran organ dalam ayam berkontraksi secara berlebih dan

Jangan Sampai Tertipu, Berikut Ciri Pullet Berkualitas

Pemahaman mengenai pullet perlu dipahami oleh peternak, sebelum terjun untuk memulai bisnis...

Jenis Sistem Usaha Ayam Broiler

Beternak ayam broiler merupakan salah satu usaha yang sangat menjanjikan, jika...

Jenis Ayam Pheasant Terpopuler Di Indonesia

Pheasant adalah salah satu jenis ayam hias yang menjadi primadona bagi pecinta ayam hias. Jenis ayam Pheasant ...