Mengenal Kandang Baterai Koloni

  • Sabtu, 31 Oktober 2020 09:10
  • Podomoro Feedmill
<p><span style="font-size: 12pt;">Perlu diketahui bahwa kandang merupakan salah satu komponen yang menentukan keberhasilan usaha peternakan ayam. Secara ...</span></p>

Perlu diketahui bahwa kandang merupakan salah satu komponen yang menentukan keberhasilan usaha peternakan ayam. Secara umum dalam pemeliharaan ayam petelur, peternak lebih dominan menggunakan kandang postal dan kandang baterai konvensional (bersekat dan berisi 1-2 ekor). Namun, belakangan ini banyak peternak ayam yang menggunakan kandang baterai koloni, mulai dari starter hingga fase layer.   

 

Kandang Baterai Koloni Ayam Petelur  

 

Kandang baterai koloni atau kandang koloni merupakan kandang yang mampu menampung populasi ayam dalam satu kelompok. Pada prinsipnya kandang koloni hampir sama dengan kandang tipe baterai konvensional. Hanya saja, dalam satu kotak (sekatan) kandang baterai konvensional digunakan untuk memelihara 1-2 ekor ayam petelur. Sedangkan kandang koloni digunakan untuk menampung anak ayam (DOC) atau ayam dewasa dalam jumlah banyak dalam satu sekatan sekaligus. Tentunya tingkat kepadatan ayam disesuaikan dengan ukuran kandang koloni yang dibuat.  

 

Di lapangan, kandang baterai koloni memiliki banyak variasi dan sering dimodofikasi sesuai dengan kebutuhan peternak. Namun, hal ini tetap dengan syarat ayam harus merasa nyaman. Modifikasi di lapangan seperti, kandang koloni dibuat dengan model bertingkat, atau memodifikasi peralatan dan perlengkapan yang awalnya manual menjadi otomatis.  

 

Jenis Kandang Baterai Koloni

 

Penggunaan kandang baterai koloni pada pemeliharaan ayam petelur dari fase starter sampai layer menggunakan 2-3 jenis kandang dengan ukuran yang berbeda. Berikut jenis kandang berdasarkan fase dan ukuranya.

 

1. Kandang Baterai Koloni Starter-Grower

 

Pada fase starter dan grower dapat menggunakan kandang baterai koloni dengan ukuran yang sama, namun selama pemeliharaan perlu dilakukan penjarangan (kepadatan dikurangi). Ayam petelur  fase starter dipelihara dalam kandang koloni dari umur 1-35 hari (0-5 minggu). Satu kotak (box) kandang koloni fase starter sampai grower memiliki dimensi panjang 120 cm x lebar 70 cm x tinggi 35 cm.

Tabel 1. Kepadatan Kandang koloni saat ayam fase starter.

 

 

Umur (hari)

Jumlah ayam/Kandang koloni

1-14

70 ekor

14-28

35 ekor

28-35

25 ekor

 

Pada fase grower hingga 12 minggu, ayam tetap diperlihara pada kandang yang sama, hanya saja kepadatannya dikurangi. Pada umur 7-12 minggu kepadatannya sekitar 12-13 ekor untuk setiap kandang koloni.

 

2. Kandang Baterai Koloni Grower-Layer

 

Memasuki fase layer, ayam dilakukan pemindahan ke kandang yang ukuranya lebih besar. Mulai umur 13 minggu ayam dipindahkan ke kandang koloni layer. Setelah memasuki umur produksi (mulai 18 minggu) ayam tetap dipelihara di kandang yang sama hingga afkir.

 

Kandang koloni layer memiliki dimensi/ukuran lebih luas, lebih tinggi, dan bisa terdiri dari 3-4 tingkat jika dibandingkan dengan kandang fase starter-grower. Ukuran kandang koloni tersebut adalah panjang 50 cm x lebar 40 cm x tinggi 40 cm. Dengan luas kandang tersebut, idealnya satu kotak kandang berkapasitas 5-6 ekor ayam. Saat fase bertelur, proses pengambilan telur dan penanganan kotoran (feses) pada kandang koloni ini dapat dilakukan secara manual atau dengan mesin otomatis.

 

Kandang baterai koloni pasti mempunyai kelebihan dan kelemahan dibanding dengan kandang model lainya. Untuk itu kelebihan dan kelemahan dari kandang baterai koloni akan dibahas pada artikel berikutnya. Semoga bermanfaat.