Kamu mungkin sering mendengar istilah ayam broiler atau ayam potong. Tapi, tahukah Anda bahwa ada tingkatan khusus dalam proses pembibitan ayam ini? Dalam industri perunggasan modern, ada tiga level utama yang menentukan kualitas dan kuantitas produksi: GPS (Grand Parent Stock), PS (Parent Stock), dan FS (Final Stock). Memahami perbedaan ketiganya akan memberi gambaran jelas bagaimana ayam di piring kita dihasilkan.
1.Ayam Grand Parent Stock (GPS)
Ayam GPS adalah puncak piramida genetik. Mereka adalah bibit ayam murni yang sangat selektif, dipilih langsung oleh para ahli genetik karena memiliki sifat unggul yang stabil, seperti tingkat pertumbuhan cepat, efisiensi pakan, dan daya tahan penyakit. Singkatnya, mereka adalah nenek moyang dari semua ayam broiler komersial. Fungsi utama ayam GPS adalah menghasilkan ayam PS berkualitas tinggi. Peternakan GPS sangat ketat dalam hal biosekuriti dan pemeliharaan untuk memastikan kemurnian genetiknya. Jumlah ayam GPS sangat terbatas dan tidak diperjualbelikan secara umum.
2.Ayam Parent Stock (PS)
Ayam PS adalah generasi anak dari ayam GPS. Mereka merupakan hasil persilangan terencana antara beberapa galur GPS untuk mendapatkan kombinasi genetik terbaik. Ayam PS adalah induk penghasil bibit ayam broiler yang akan kita temui di pasaran. Tujuan utama ayam PS adalah memproduksi telur tetas yang nantinya akan menetas menjadi anak ayam FS (DOC Broiler) dalam jumlah sangat besar. Peternakan PS dikelola dengan standar tinggi untuk memastikan telur yang dihasilkan berkualitas baik, sehingga menghasilkan DOC broiler yang sehat dan berpotensi tumbuh optimal.
3. Ayam Final Stock (FS) / DOC Broiler
Ayam FS, atau yang lebih dikenal dengan sebutan DOC Broiler (Day Old Chick Broiler), adalah generasi terakhir dari rantai produksi ini. Mereka adalah anak ayam umur sehari yang akan dibesarkan langsung oleh peternak ayam pedaging hingga mencapai bobot panen yang diinginkan. Ayam FS memiliki potensi genetik maksimal untuk pertumbuhan super cepat dan efisiensi konversi pakan yang tinggi, menjadikannya pilihan utama untuk produksi daging. Dalam waktu singkat (sekitar 28-40 hari), DOC Broiler akan tumbuh menjadi ayam pedaging yang siap diolah dan disajikan di meja makan kita.
Singkatnya, GPS menghasilkan PS, dan PS menghasilkan FS/DOC Broiler, yang kemudian dibesarkan menjadi ayam pedaging siap konsumsi. Hirarki ini memastikan kualitas, efisiensi, dan keberlanjutan pasokan daging ayam di seluruh dunia.