Senin, 12 Mei 2025 10:05 Podomoro Feedmill
Menjelang Hari Raya Idul
Adha, pelaksanaan ibadah kurban menjadi momen istimewa bagi umat Islam di
seluruh dunia. Menentukan hewan kurban yang tepat merupakan langkah awal untuk
memastikan ibadah ini berlangsung dengan baik dan diterima oleh Allah SWT.
Dalam artikel ini, akan dibahas sejumlah panduan praktis guna membantu memilih
hewan kurban yang layak.
Memastikan Kesesuaian
Syarat Syariat
Langkah pertama dalam
memilih hewan kurban adalah memastikan hewan tersebut memenuhi ketentuan
syariat Islam. Ini mencakup pemeriksaan kondisi kesehatan, usia yang sesuai,
serta keadaan fisik hewan. Di samping itu, penting juga mengetahui asal hewan
untuk memastikan bahwa hewan tersebut diperoleh secara sah, bukan hasil
perampasan atau memiliki status kepemilikan yang meragukan.
Ibadah kurban merupakan
salah satu bentuk ibadah yang sangat dianjurkan dan membawa dampak sosial
positif bagi masyarakat yang kurang mampu. Oleh karena itu, bagi siapa pun yang
hendak menunaikan kurban, penting memahami panduan berikut.
Tips Memilih Hewan
Kurban
1. Pastikan Termasuk
Jenis Hewan Ternak
Islam hanya
memperbolehkan jenis-jenis hewan tertentu untuk dijadikan kurban, yaitu unta,
sapi, kerbau, kambing, dan domba. Pastikan hewan yang dipilih berasal dari
kelompok ternak yang sehat dan sesuai dengan standar kelayakan untuk
disembelih.
2. Usia Hewan Kurban
Umur hewan sangat penting
karena setiap jenis hewan memiliki batas usia minimal. Kambing dan domba harus
berusia minimal 1 tahun, sedangkan sapi dan kerbau minimal 2 tahun. Untuk
memastikan usia, dapat dilihat dari catatan kelahiran atau dengan memeriksa
gigi hewan. Jika dua gigi susu depan telah tanggal, ini menandakan usia kambing
dan domba sekitar 12–18 bulan, sementara sapi dan kerbau sekitar 22 bulan.
3. Tidak Memiliki Cacat
Hewan kurban wajib dalam
kondisi sehat, tidak mengidap penyakit atau memiliki cacat fisik seperti buta
sebelah, pincang, atau terlalu kurus. Tanda-tanda hewan sakit meliputi nafsu
makan berkurang, mata cekung, bulu kusam, atau diare. Hewan yang sehat biasanya
memiliki bulu yang bersih dan mengilap, mata jernih, serta responsif. Pastikan
juga hewan memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) sebagai bukti layak
kurban.
4. Kondisi Fisik Tidak
Kurus
Hewan kurban harus
terlihat bugar dan tidak tampak kurus atau lemah. Nafsu makan yang baik,
gerakan lincah, dan tubuh yang proporsional adalah indikator bahwa hewan dalam
kondisi sehat. Hindari memilih hewan yang menunjukkan gejala malnutrisi.
5. Lokasi Pembelian Hewan
Tempat pembelian juga
penting untuk diperhatikan. Hindari membeli hewan dari peternakan yang berada
di sekitar tempat pembuangan sampah atau daerah dengan pencemaran lingkungan
tinggi. Pilihlah hewan yang diternak di lingkungan bersih, sehat, dan bebas
stres agar kualitas daging tetap terjaga.