Jumat, 16 Januari 2026 09:01 Podomoro Feedmill
Daun kelor (Moringa oleifera)
dikenal sebagai tanaman kaya nutrisi yang tidak hanya bermanfaat bagi manusia,
tetapi juga berpotensi besar dalam dunia peternakan unggas. Salah satu
pemanfaatannya adalah dalam bentuk tepung daun kelor sebagai bahan tambahan
pakan ayam petelur untuk meningkatkan kualitas telur.

Kandungan Nutrisi Tepung Daun Kelor
Tepung daun kelor mengandung berbagai
zat gizi penting seperti protein, asam amino esensial, vitamin A, vitamin B
kompleks, vitamin C, kalsium, zat besi, serta senyawa antioksidan alami.
Kandungan nutrisi tersebut berperan penting dalam mendukung metabolisme ayam,
kesehatan reproduksi, serta pembentukan telur yang berkualitas.
Manfaar Tepung Daun Kelor Terhadap Kualitas
Telur
Penambahan tepung daun kelor dalam
ransum ayam petelur terbukti mampu memberikan beberapa manfaat nyata, antara
lain:
1. Warna kuning telur lebih cerah
Kandungan beta-karoten dan pigmen
alami dalam daun kelor membantu meningkatkan intensitas warna kuning telur
sehingga tampak lebih menarik bagi konsumen. Sebuah penelitian menunjukkan
bahwa penggunaan tepung daun kelor dalam ransum ayam petelur secara signifikan
meningkatkan kecerahan dan intensitas warna kuning telur, meskipun kadar
tertentu dapat memengaruhi indeks putih telur dan Haugh unit (indikator
kualitas putih telur) pada ayam ras petelur umur 20 bulan.
2. Meningkatkan kandungan nutrisi telur
Telur dari ayam yang diberi tambahan
tepung daun kelor cenderung memiliki kandungan vitamin dan mineral yang lebih
baik, sehingga nilai gizinya meningkat. Penelitian melaporkan bahwa pemberian
tepung daun kelor dalam pakan dengan level sekitar 2% memberikan efek terbaik
pada penampilan produksi dan kualitas telur, termasuk parameter kualitas telur
secara keseluruhan.
3. Memperkuat cangkang telur
Kadar kalsium yang cukup tinggi pada
daun kelor berperan dalam pembentukan cangkang telur yang lebih kuat dan
mengurangi risiko telur retak atau pecah. Penelitian menunjukkan suplementasi
daun kelor dapat meningkatkan produksi telur serta karakteristik cangkang pada
ayam petelur usia afkir, menandakan bahwa kelor bisa membantu menambah
efisiensi produksi pada ayam yang produktivitasnya mulai menurun.
4. Menjaga kesehatan ayam petelur
Antioksidan alami pada daun kelor
membantu meningkatkan daya tahan tubuh ayam, menekan stres oksidatif, dan
mendukung produktivitas telur yang stabil.
Cara Pembuatan Tepung Daun Kelor
Proses pembuatan tepung daun kelor
perlu dilakukan dengan tepat agar kandungan nutrisinya tetap terjaga. Berikut
tahapan pembuatannya:
1. Daun kelor muda dipilih dari urutan
daun ke-3 hingga ke-6 dari pucuk. Setelah dipetik, daun dipisahkan dari
tangkainya lalu dicuci hingga bersih untuk menghilangkan kotoran.
2. Daun yang telah bersih dan terlepas
dari tangkai kemudian dikeringkan menggunakan oven dengan suhu sekitar 45°C
selama 24 jam hingga benar-benar kering.
3. Setelah proses pengeringan selesai,
daun kelor kering dihaluskan menggunakan blender kering. Proses penggilingan
dilakukan selama kurang lebih 5 menit dengan kecepatan tinggi sampai menjadi
serbuk halus.
4. Serbuk hasil penggilingan kemudian
diayak menggunakan saringan berukuran 100 mesh untuk memisahkan tepung halus
dari sisa tulang daun atau potongan tangkai yang masih terbawa.
5. Tepung daun kelor yang telah halus
siap digunakan. Jika belum langsung dipakai, tepung dapat disimpan dalam
kemasan kedap udara agar kualitas dan kandungan nutrisinya tetap terjaga.
Dosis dan Cara Pemberian
Tepung daun kelor dapat dicampurkan
ke dalam pakan dengan dosis bertahap, umumnya berkisar 2–5% dari total ransum.
Pemberian sebaiknya dilakukan secara konsisten dan disesuaikan dengan umur
serta kondisi ayam. Penggunaan berlebihan perlu dihindari karena dapat
memengaruhi konsumsi pakan.
Potensi Ekonomis bagi Peternak
Selain meningkatkan kualitas telur,
penggunaan tepung daun kelor juga dapat menjadi solusi pakan alternatif yang
ekonomis. Bahan bakunya mudah diperoleh, ramah lingkungan, dan dapat menekan
biaya produksi pakan, terutama bagi peternak skala kecil dan menengah.
Tepung daun kelor merupakan bahan
pakan fungsional yang berpotensi besar untuk meningkatkan kualitas telur ayam,
baik dari segi warna kuning telur, kekuatan cangkang, maupun nilai gizinya. Dengan
penggunaan yang tepat dan terukur, daun kelor dapat menjadi inovasi pakan alami
yang mendukung produktivitas dan keberlanjutan usaha peternakan ayam petelur.