Peran Trace Minerals dalam Menjaga Ayam Tetap Sehat dan Produktif

Sabtu, 08 November 2025 10:11 Podomoro Feedmill

Trace minerals adalah mineral mikro yang dibutuhkan unggas dalam jumlah kurang dari 100 mg/kg pakan.

Dalam dunia peternakan unggas, pakan menjadi faktor utama yang menentukan performa, kesehatan, dan produktivitas ayam. Salah satu komponen penting dalam pakan adalah mineral, yang terbagi menjadi dua kelompok: makro mineral (dibutuhkan dalam jumlah besar) dan mikro mineral atau trace minerals (dibutuhkan dalam jumlah kecil). Meskipun hanya diperlukan dalam kadar yang sangat sedikit, trace minerals memiliki peran vital dalam menjaga fungsi metabolisme dan sistem kekebalan tubuh unggas.

 

 

Apa Itu Trace Minerals?

 

Trace minerals adalah mineral mikro yang dibutuhkan unggas dalam jumlah kurang dari 100 mg/kg pakan. Beberapa jenis trace minerals penting antara lain Mangan (Mn), Zat Besi (Fe), Tembaga (Cu), Seng (Zn), Yodium (I), dan Selenium (Se). Walau kecil kadarnya, kekurangan salah satu mineral ini bisa berdampak besar terhadap pertumbuhan, reproduksi, dan daya tahan tubuh ayam.

 

Fungsi Utama Trace Minerals pada Unggas

 

1. Mangan (Mn)

Membantu pembentukan tulang, metabolisme lemak dan karbohidrat, serta berperan penting dalam pembentukan kerabang telur yang kuat dan halus.

 

2. Zat Besi (Fe)

Komponen utama pembentuk hemoglobin, yaitu protein dalam darah yang berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia dan menurunkan performa ayam.

 

3. Tembaga (Cu)

Berperan dalam pembentukan hemoglobin dan pigmen bulu. Tembaga juga mendukung sistem enzimatik dan berfungsi sebagai antioksidan alami.

 

4. Seng (Zn)

Dikenal sebagai “mineral pertumbuhan,” seng berperan dalam pembentukan tulang, perkembangan embrio, penyembuhan luka, serta menjaga kekebalan tubuh.

 

5. Yodium (I)

Diperlukan untuk pembentukan hormon tiroid yang mengatur metabolisme energi. Kekurangan yodium dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan penurunan efisiensi produksi.

 

6. Selenium (Se)

Salah satu mineral penting yang bekerja sebagai antioksidan, melindungi sel dari kerusakan oksidatif, serta membantu fungsi sistem kekebalan tubuh dan metabolisme hormon tiroid.

 

Kebutuhan dan Suplementasi Trace Minerals

 

Unggas mendapatkan trace minerals dari bahan pakan alami, namun sering kali jumlahnya tidak mencukupi kebutuhan tubuh. Oleh karena itu, peternak perlu memberikan suplementasi trace minerals melalui premix pakan agar kebutuhan tercukupi dan performa unggas optimal.

 

Pemberian trace minerals harus dilakukan dengan takaran yang tepat — kekurangan dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan produksi, sedangkan kelebihan bisa menimbulkan efek toksik.

 

Manfaat Suplementasi Trace Minerals

 

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplementasi trace minerals memberikan hasil positif, di antaranya:

 

1) Meningkatkan bobot badan dan efisiensi pakan (FCR) pada ayam pedaging.

2) Memperbaiki kualitas kerabang telur dan meningkatkan produksi pada ayam petelur.

3) Menunjang daya tahan tubuh terhadap stres lingkungan dan penyakit.

4) Menjaga fungsi reproduksi dan fertilitas pada induk ayam.

 

Meskipun dibutuhkan dalam jumlah kecil, trace minerals memegang peranan besar dalam menjaga kesehatan, pertumbuhan, dan produktivitas unggas. Penerapan manajemen pakan yang baik dengan dukungan premix trace minerals berkualitas akan membantu ayam mencapai performa optimal.

Bagikan :