Bahan Pakan Alternatif untuk Substitusi Jagung

  • Rabu, 13 Oktober 2021 15:10
  • Podomoro Feedmill
Bahan pakan alternatif yang memungkinkan untuk menggantikan jagung adalah...

Jagung adalah komponen bahan pakan dengan ketersediannya yang cukup, mudah didapatkan, dan memiliki kandungan energi yang tinggi, sehingga menjadi primadona dalam pemenuhan sumber energi pakan unggas. Jika harga pakan jagung yang stabil tinggi, maka peternak harus mencari cara untuk menekan biaya produksi. Salah satunya, mencari sumber energi pakan lain dan melakukan formasi ulang. Berikut bahan pakan alternatif sumber energi untuk substitusi jagung pada unggas.

 

Bahan Pakan Alternatif Substitusi Jagung

 

Bahan pakan alternatif yang memungkinkan untuk menggantikan jagung adalah bahan pakan yang mempunyai nutrisi hampir setara dengan jagung. Menurut Sinurat et al. (2007), salah satu solusi untuk mengurangi penggunaan jagung untuk pakan adalah dengan memanfaatkan bahan baku lokal terutama hasil samping pertanian.

 

Bahan baku alternatif untuk substitusi jagung dapat berasal dari hasil utama produk pertanian seperti sorgum, gandum, jewawut, gaplek dan kentang. Selain itu, hasil samping produk pertanian dan perkebunan seperti onggok, bungkil sawit, kulit pisang, solid heavy phase / padatan dengan sedikit kandungan minyak (SHP), dan produk afkir industri yakni menir beras, mie afkir, roti afkir.

 

Kandungan Nutrisi Bahan Pakan Alternatif

 

 

 

Beberapa syarat bahan baku sumber enargi adalah kandungan protein kasar (PK) kurang dari 20%, serat kasar (SK) kurang dari 18%, kandungan dinding sel (ADF) kurang dari 35%. Pada dasarnya (unggas) sebagian besar sumber energi metabolis berasal dari pati (karbohidrat sederhana), dengan serat kasar rendah, palatabilitas tinggi karena secara anatomis dan fisiologi sistem pencernaan unggas sederhana, sehingga sulit mencerna sumber energi dari karbohidrat kompleks (selulosa dan hemiselulosa) (Sultana et al., 2016; Teme et al., 2019).

 

Densitas (Kepadatan Bahan Baku) Bahan Pakan Alternatif

 

Secara umum densitas nutrisi merupakan faktor penting yang memberikan pengaruh pada pertumbuhan, keseragaman, kesehatan dan ekonomi serta produktifitas ayam pedaging (Ismail et al., 2016). Densitas pakan erat kaitannya dengan bentuk pakan, densitas pakan rendah akan menyebabkan densitas nutrisi rendah sehingga dapat menurunkan kualitas pakan dan performa unggas.

 

 

 

Bahan baku alternatif yang mempunyai densitas menyerupai jagung adalah gandum, kentang dan menir beras yaitu diatas 700 Kg/L dan yang memiliki densitas antara 600-700 Kg/L adalah jewawut, onggok, bungkil sawit, tepung kulit pisang, tepung mie afkir (Grafik 1). Bahan baku dengan densitas rendah <600 Kg/L, diperlukan peningkatan densitas dengan cara dibuat pellet atau crumbel (Ismail et al., 2016), seperti tepung gaplek dan tepung roti afkir atau biskuit.

 

Batasan Penggunaan Bahan Pakan Alternatif

 

Batasan penggunaan bahan baku alternatif berikut merupakan persentase terhadap jagung bukan dalam formulasi pakan. Karakteristik nutrien bahan baku alternatif yang mirip dengan jagung dapat mensubstitusi jagung lebih banyak dan sebaliknya. Bahan baku alternatif yang mengandung energi tinggi atau hampir sama dengan jagung dapat mensubstitusi jagung hingga 100%, misalnya sorgum dan gandum.

 

 

Bahan Baku

Jenis Unggas

Subsitusi Jagung (%)

Perlakuan

Sorgum

Ayam petelur layer

 

Ayam pedaging stater

 

Ayam pedaging finisher

100

 

100

 

100

6% tepung indigofera dan probiotik (43 x 1012 CFU/mL)

Sorgum low tanin (Sorghum bicolor cultivar Faourou)

Sorgum low tanin (Sorghum bicolor cultivar Faourou)

Gandum

Ayam Petelur Layer

Ayam Pedaging

100

50

Enzim cocktail (0,09%)

Penambahan enzim 200 g/ton (enzim amilase dan protease)

Jewawut

Ayam Pedaging

Ayam Petelur

100

50

-

 

Gaplek

Ayam Pedaging

100

Pellet dan penambahan enzim (xylanase, amylase, protease and phytase)

Onggok

 

Ayam Petelur Layer

Ayam Pedaging

Ayam Pedaging

20

30

15

Penambahan metionin 0,15-0,30%

Fermentasi

Penambahan metionin 0,15-0,30%

Bungkil Sawit

Ayam Petelur Layer

 

Ayam Pedaging

Itik Petelur

25

 

25

50

Penambahan enzim (mannanase, α-galactosidase and protease) 2 kg/ton

Penambahan enzim mananase

-

Menir Beras

Ayam petelur layer

100

-

Mie Afkir

Ayam Pedaging

20

-

Roti Afkir

Itik Pedaging

100

Penambahan tepung jerami bawang putih 20%

Tepung Kentang

Ayam Petelur

Ayam Pedaging

Puyuh Petelur

30

40

38,7

-

-

-

Kulit Pisang

Itik Pedaging

25

Tepung

 

Penggunaan bahan baku pakan alternatif yang tepat dapat menekan harga pakan, kebutuhan nutrisi ternak terutama energi metabolis tetap terpenuhi dan produktifitas ternak tetap optimal sehingga dapat meningkatkan keuntungan peternak. Semoga bermanfaat. 

Baca juga : https://podomorofeedmill.com/info/mengenal-ayam-arab-si-petelur-unggul