Tahukah Kamu, Apakah Ayam Broiler Bisa Bertelur?


2020-11-18


Ayam broiler atau disebut ayam pedaging, ayam potong, dan ayam sayur, merupakan ayam yang dipelihara untuk diambil dagingnya. Pertumbuhan yang cepat dengan umur yang relatif singkat, mampu memenuhi tingginya keinginan konsumen akan kebutuhan daging ayam. Namun, tahukah kamu selama pemeliharaan ayam broiler sampai panen tidak ada telur yang dihasilkan. Apakah ayam broiler memang tidak dapat bertelur seperti jenis ayam lainnya? Berikut penjelasannya.

 

Ayam Broiler

 

Ayam broiler merupakan jenis ayam pedaging hasil perkawinan silang dengan sistem berkelanjutan, sehingga mutu genetiknya bisa dikatakan baik. Disamping itu, menghasilkan produktivitas daging yang tinggi, sehingga menjadi peluang usaha ayam pedaging (broiler) yang menjanjikan. Hanya dalam waktu 4-5 minggu atau sekitar 35-40 hari ayam broiler sudah bisa dipanen dengan bobot badan 1,5 - 2,5 kg.  

 

Apakah Ayam Broiler Bisa Bertelur?

 

Ayam broiler dikenal masyarakat sebagai ayam pedaging. Namun, ayam broiler betina bisa bertelur meskipun produksi telurnya tidak sebanyak jenis ayam ras lainnya. Ayam broiler bertelur saat berumur 8 bulan (masa-masa produktivitas ayam), dan bertelur sebanyak 140 butir per tahun. Ayam broiler tidak mengerami telurnya, karena jenis ayam ras pedaging yang tidak mempunyai naluri mengeram. Cara agar ayam broiler cepat bertelur yaitu dengan memberikan pakan yang berkualitas.  

 

Apakah Telur Ayam Broiler Bisa Ditetaskan?

 

Lalu, apakah telur ayam broiler bisa ditetaskan? Telur ayam broiler infertil (tidak ada embrio) tidak dapat menetas, karena tidak dibuahi oleh ayam jantan. Perlu mengawinkan ayam broiler dengan ayam jantan agar telur yang dihasilkan menjadi fertil dan dapat ditetaskan. Menetaskan telur ayam broiler yang fertil menggunakan mesin penetas, mengingat bahwa ayam broiler tidak mempunyai naluri untuk mengerami telurnya.      

 

Bagaimana Cara Mengawinkan Ayam Broiler?

 

Peternak mengawinkan ayam broiler dengan cara Inseminasi Buatan (IB). Inseminasi Buatan pada ayam broiler adalah teknik mengawinkan secara buatan dengan memasukkan sperma ayam jantan yang telah diencerkan dengan NaCl Fisiologis ke dalam saluran reproduksi ayam broiler betina yang sedang berproduksi. Teknik ini salah satu cara pembuahan atau fertilisasi dengan bantuan manusia. Cara tersebut mudah dan praktis, sehingga banyak peternak yang memakai cara ini.

 

Setiap peternak pasti mempunyai tujuan masing-masing dalam beternak ayam broiler. Secara umum beternak ayam broiler memang diambil dagingnya. Namun, ayam ras pedaging (broiler) juga bisa bertelur (infertil) biasanya dijadikan konsumsi oleh masyarakat. Pembahasan kali ini bisa menjadi jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang muncul dipikiran masyarakat. Semoga bermanfaat. 

Artikel sebelumnya, mimin membahas tentang Ayam Serama. Untuk selengkapnya kalian bisa langsung kunjungi di Ayam Serama, Si Mungil Memesona



Share Whatsapp

Isikan Komentar Anda


Info Lain

Manfaat Kotoran Ayam

Ketika membahas kotoran ayam, apa yang kalian fikirkan?. Pasti saat mendengarnya...

Waspada Ayam Kerdil Di Musim Hujan

Sindrom kekerdilan atau Slow growth syndrome merupakan salah satu sindrom dengan kondisi gangguan...

Ayam Serama, Si Mungil Memesona

Ayam Serama merupakan salah satu jenis ayam hias yang sudah banyak dipelihara di Indonesia. Ayam Serama memiliki ...

Mengapa Recording di Peternakan Penting ?

Selain untuk mengevaluasi usaha peternakan yang dikelola peternak, data recording juga memiliki banyak manfaat ...

Solusi Aman, Benzoalkonium Chlorida Tangkal Virus Covid19

Sekarang ini banyak Pemerintah Pusat, Provinsi hingga Daerah gencar dalam melakukan penyemprotan Desinfektan

Mengenal Jenis Ayam Kate

Ayam Kate atau ayam Katai, dalam bahasa inggris disebut Bantam Chicken adalah ayam yang...