Membuat Pupuk Organik Dari Cangkang Telur


2021-04-01


Cangkang telur ayam merupakan limbah dapur yang berpotensi untuk dimanfaatkan. Memanfaatkan cangkang telur sebagai pupuk organik masih jarang diketahui oleh masyarakat. Berikut kandungan nutrisi dan cara pengolahan pupuk organik cangkang telur.

 

Kandungan Nutrisi Cangkang Telur

 

Kandungan nutrisi atau komposisi dari cangkang telur secara umum adalah air (1,6%) dan bahan kering (98,4%). Dari total bahan kering yang ada, dalam cangkang telur terkandung unsur mineral (95,1%) dan protein (3,3%). Berdasarkan komposisi mineral, cangkang telur tersusun dari CaCO3 (98,34%), MgCO3 (0,84%) dan Ca3(PO4)2 (0,75%) (Yuwanta, 2010). Chang (2005), menyatakan bahwa komposisi utama dari cangkang telur adalah kalsit, yaitu bentuk kristalin dari kalsium karbonat (CaCO3). Bobot rata-rata sebuah cangkang telur sekitar 5 gram dan 40 persennya adalah kalsium. Banyaknya kandungan nutrisi pada pupuk organik cangkang telur inilah yang membuat pupuk memiliki khasiat lebih.

 

Manfaat Untuk Tanaman

 

1. Kulit atau cangkang telur dapat membantu melonggarkan/merenggangkan ikatan partikel tanah, dan mencegah pembentukan kerak yang keras di permukaan tanah. Jika tanah padat dan keras maka akar tanaman akan kekurangan oksigen dan air. Hal ini menyebabkan kerusakan pada sistem akar.

2. Dapat menggunakan cangkang telur yang dicampur dengan pupuk lain sebagai suplemen organik untuk mineral (mineralisasi tanah).

3. Cangkang telur dapat melindungi tanaman hias dari hama.

4. Cangkang telur dapat meningkatkan persentase perkecambahan biji dan kekuatan tunas muda. Menabur benih dengan cangkang telur yang telah dihancurkan akan meningkatkan kualitasnya.

5. Untuk mengirimkan nutrisi dengan cepat ke tanaman, maka sirami tanaman dengan larutan khusus menggunakan cangkang yang dihancurkan (pupuk organik cair dari cangkang telur).

6. Dapat menurunkan tingkat keasaman tanah. Karena tingkat pH optimal tanah adalah 5,5-7. Semakin rendah nilai pH berarti semakin asam tanahnya.

 

Selain manfaatnya, ternyata cara membuat pupuk organik dari cangkang telur sangat mudah dan praktis.

 

 

Cara Membuat Pupuk Organik

 

Sebelum membuat pupuk organik dari cangkang telur, langkah yang harus dilakukan yaitu mempersiapkan alat dan bahan. Alat utama yaitu alat penghancur cangkang telur. Misalnya, kantong plastik dan botol kaca, blender, atau alat tumbukan. Selain itu siapkan baskom untuk wadah hasil tumbukan cangkang telur.

 

a. Sebelum ditumbuk, cuci bersih cangkang telur agar terhindar dari bakteri dan kotoran yang menempel.

b. Kemudian jemur sampai kering, pastikan cangkang harus benar-benar kering agar mempermudah proses berikutnya. Atau bisa menggunakan oven agar kulit telur cepat kering.

c. Setelah bersih dan kering, cangkang telur bisa langsung di tumbuk hingga benar-benar halus, atau setengah halus.

d. Setelah halus dapat digunakan sebagai campuran media tanam atau digunakan untuk menaburi tanah di sekitar tanaman terutama tanaman dalam pot.

 

Cara Membuat Pupuk Organik Cair

 

Caranya sangat mudah, siapkan cangkang telur yang bersih dan kering, kemudian hancurkan menjadi bubuk. Letakkan cangkang telur yang halus dalam wadah (baskom), lalu tuangkan air mendidih, tutup dan simpan di tempat gelap selama satu minggu. Jangan lupa aduk campuran setiap hari. Encerkan campuran tersebut dengan air, perbandingan 1:3 (campuran : air). Kemudian aplikasikan ke tanaman, karena cara ini digunakan untuk meningkatkan hasil tanaman sayur.

 

Itulah langkah-langkah mudah dan praktis dalam membuat pupuk organik dari cangkang telur. Gunakan pupuk secara teratur untuk mendapatkan manfaatnya, semoga informasi di atas dapat bermanfaat dan menambah wawasan. Selamat mencoba.

 

Baca juga : Bahayakah Konsumsi Jeroan Ayam ?

 

 

 

 



Share Whatsapp

Isikan Komentar Anda


Info Lain

Penyakit Pada Saluran Pencernaan Ayam

Sistem pencernaan pada unggas berperan penting terhadap penyerapan nutrisi untuk kebutuhan...

Manfaat Trace Mineral Bagi Ayam

Mineral adalah nutrisi mikro berbentuk senyawa anorganik yang menyusun ± 4% tubuh ayam. Perlu diketahui 

Perlukah Program Force Molting pada Ayam Petelur Afkir

Ternyata masih banyak pertimbangan apakah molting perlu dilakukan atau tidak. Karena, selama ini proses molting memang sudah jarang...

Cek Sistem Beternak Ayam Paling Efektif

Setiap peternak mempunyai sistem pemeliharaan sendiri terhadap ternak ayamnya. Hal ini juga tergantung dari jenis ternak ayamnya, bisa

Safety Saat ke Kandang

Safety lalu lintas di dalam peternakan merupakan salah satu komponen utama dan tindakan umum dari Biosecurity. Kontrol lalu lintas merupakan...

Leucocytozoonosis, Mirip Malaria Pada Unggas

Penyakit mirip malaria disebut juga dengan penyakit protozoa darah (Leucocytozoonosis), lebih dikenal...